»Daftar Sekarang!
»Lupa password anda?

Meninggal Umur 10 Tahun Karena Terlalu Gemuk
Posted on Mar 26, 2012

Kegemukan adalah pangkal dari berbagai penyakit kronis yang mematikan. Seorang gadis umur 10 tahun di Inggris merupakan salah satu contoh nyata, ia meninggal karena tubuhnya terlalu gemuk lalu mengalami kegagalan fungsi pernapasan.

Shannon Appleton-Gower (10 tahun), gadis asal Norfolk yang mengalami obesitas parah ini ditemukan tidak bernyawa oleh ayah tirinya, pada dinihari tanggal 24 November 2011. Kematiannya mengejutkan semua orang, termasuk ibu kandung, ayah tiri dan kakak laki-lakinya.

Dari hasil penyelidikan selama berbulan-bulan, akhirnya disimpulkan bahwa penyebab kematian Shannon adalah komplikasi berbagai penyakit yang dipicu oleh kegemukan. Komplikasi itu terdiri dari kegagalan sistem kardio-respiratori akut, sleep apnea dan hipertensi pulmonari akut.

Kegagalan sistem kardio-respiratori akut adalah kondisi tidak normal pada paru-paru dan jantung yang membuat sistem pernapasan tidak berjalan lancar. Sleep apnea adalah henti napas saat tidur, salah satu keluhan yang banyak dialami saat kelebihan berat badan.

Sementara itu, hipertensi pulmonari adalah peningkatan tekanan darah di pembuluh darah sekitar paru-paru. Kondisi ini sering dikaitkan dengan penurunan toleransi aktivitas fisik dan risiko gagal jantung yang bisa berujung pada kematian mendadak.

Meski demikian, ayah tiri Shannon membantah jika anak perempuan yang juga mengalami gangguan tumbuh kembang ini meninggal karena kegemukan. Menurutnya, Shannon sangat aktif sehingga tidak mungkin mengalami masalah dengan jantung dan sistem pernapasan.

"Dia memiliki karakter sangat ceria dan meski dia kelebihan berat badan, dia tetap seorang anak perempuan yang sangat aktif," kata Dominic Stringer, ayah tiri Shannon.

Bagaimanapun, kegemukan dan obesitas sudah menjadi sebagai masalah serius karena diperkirakan 30 persen anak di Inggris telah mengalaminya. Padahal 60 persen anak yang gemuk di usia 2 tahun dan 4 tahun biasanya akan tetap gemuk saat beranjak remaja di usia 12 tahun.

Sumber: Dailymail

 
Join Us, FREE!
Home | Privacy Policy | Terms & Conditions | Guestbook | Contact Us | Tim TanyaDokter.com
Informasi yang tersedia di situs ini dimaksudkan hanya untuk pengetahuan umum saja, bukan untuk menggantikan saran dokter Anda, juga bukan
untuk pengobatan kondisi medis khusus.Informasi ini juga bukan untuk menegakkan diagnosis penyakit atau mengobati penyakit tanpa berkonsultasi
dulu dengan dokter Anda. Anda dapat menanyakan kondisi medis anda di halaman konsultasi kami atau ke dokter Anda secara langsung.
© Copyright 2006-2014 TanyaDokter. All Rights Reserved. Powered by Menaravisi