»Daftar Sekarang!
»Lupa password anda?
Penyakit  |  Obat  |  Tes Kesehatan  |  Info & Tips

Info Tes esehatan

Pembesaran Prostat

Meaning of Treatment :
Kelenjar prostat berlokasi dibawah kandung kemih pria, yang tidak ada pada wanita, mengelilingi bagian atas saluran yang berfungsi mengeluarkan urine (uretra). Fungsi utama kelenjar tersebut adalah memproduksi sebagian besar cairan semen, yaitu cairan yang berguna sebagai media transportasi dan nutrisi sperma.

Prostat terus tumbuh dari yang beratnya hanya 20 gram pada saat muda menjadi 40 gram saat menjelang usia lanjut dan semakin bertambah seiring dengan usia seorang pria. Teori yang menjelaskan mengapa prostat terus bertambah besar masih terus dipelajari hingga kini. Diduga adanya rasio antara hormon testoteron dan estrogen yang berubah seiring dengan usia pria. Hormon estrogen diduga merangsang sensitivitas reseptor sel prostat hingga sel-sel tersebut bertambah besar. Akhirnya prostat dapat menekan uretra dan menghambat aliran urine. Hal inilah yang dalam istilah?medis dikenal sebagai benign prostate hyperplasia (BPH) atau pembesaran prostat jinak.

Meskipun pembesaran prostat pasti terjadi seiring dengan menuanya seorang pria, namun hanya sekitar 50% pria usia 60-an yang akan mengeluhkannya. Angka tersebut menjadi 80%?pada pria usia 80 tahun dan akan terus bertambah. Ini disebabkan pembesaran prostat bervariasi pada masing-asing pria dan tidak selalu menimbulkan masalah. Pembesaran prostat yang bergejala perlu ditindaklanjuti, baik dengan pengobatan maupun operasi. Namun, kebanyakan pria tidak menyadari bahwa keluhan yang mereka alami adalah karena gangguan prostat.

Gejala yang dikeluhkan adalah seputar keluhan buang air kecil dan yang paling sering membawa pasien ke dokter adalah keluhan sering kencing, terutama di malam hari. Selain itu,?pancaran air kemih biasanya semakin lemah bahkan menetes dan buang air kecilpun menjadi tidak tuntas.

Karena pembesaran prostat merupakan bagian dari proses penuaan, tidak banyak yang bisa dilakukan untuk mencegah atau memperlambatnya. Diduga bahwa diet tinggi lemak dapat mempercepat BPH dan konsumsi antioksidan dapat memperlambatnya, namun hal tersebut belum diketahui dengan pasti hingga kini.

Usia muda tak berarti bebas dari gangguan prostat. Prostat bisa saja terkena infeksi, yang disebut dengan prostatitis. Keluhan yang paling sering dirasakan adalah lemas, nyeri pinggang bagian bawah dan daerah kemaluan, demam, sering kencing, kencing terputus-putus, dan nyeri saat berkemih. Terkadang pemeriksaan urine tidak menunjukkan hasil yang berarti sehingga perlu pemeriksaan yang lebih lanjut. Seperti penyakit infeksi lainnya, antibiotika merupakan terapi untuk menyembuhkan keluhan gangguan prostat.

Berikut ini ada beberapa terapi pembesaran prostat, yaitu:

  • Observasi berkala
    Teknik ini dilakukan untuk BPH dengan keluhan yang ringan. Pasien akan diobservasi selama tiga bulan sekali dan dinasihatkan untuk mengurangi minum setelah makan malam, menghindari obat dekongestan (pada obat flu), dan mengurangi minum kopi atau alkohol.
  • Dengan obat-obatan (medis)
    Obat-obatan ditujukan untuk melemaskan otot polos di area prostat hingga terjadi relaksasi dan urine bisa mengalir dengan lancar. Namun, obat-obatan ini sering menimbulkan keluhan pusing dan lemas sehingga pasien perlu dievaluasi selama enam bulan.
  • Terapi bedah
    Terapi bedah dilakukan melalui TUR prostat (Trans Urethral Resection of the prostat), yaitu dengan menggunakan teropong kecil yang dimasukkan ke saluran kemih dan melakukan kerokan jaringan prostat. Selain risikonya yang minimal, teknik bedah tersebut juga nyaman bagi pasien dengan jangka waktu rawat yang lebih singkat dibandingkan dengan teknik bedah prostat terbuka. Terapi lain yang saat ini berkembang yaitu dengan menggunakan? laser dan termotherapy, yaitu dengan pemanasan prostat.

Sumber : http://www.info-sehat.com/content.php?s_sid=897

 




 
 
Join Us, FREE!
Home | Privacy Policy | Terms & Conditions | Guestbook | Contact Us | Tim TanyaDokter.com
Informasi yang tersedia di situs ini dimaksudkan hanya untuk pengetahuan umum saja, bukan untuk menggantikan saran dokter Anda, juga bukan
untuk pengobatan kondisi medis khusus.Informasi ini juga bukan untuk menegakkan diagnosis penyakit atau mengobati penyakit tanpa berkonsultasi
dulu dengan dokter Anda. Anda dapat menanyakan kondisi medis anda di halaman konsultasi kami atau ke dokter Anda secara langsung.
© Copyright 2006-2014 TanyaDokter. All Rights Reserved. Powered by Menaravisi