»Daftar Sekarang!
»Lupa password anda?



Pencarian

DISCUSSION » KESEHATAN UMUM » HEPATITIS B

ADD REPLY
DISCUSSION TOPIC : HEPATITIS B
FromMessageReply
missycilla Posted : 4/20/2011 10:49:15 PM

Dok saya mw tanya,saudara saya ad yg divonis menderita hepatitis b.dengan rincian hasil lab sbb:
Pada tgl 7jan 2010 hsl lab menunjukkan HBsAg (ECLIA) : reaktif 1.253
Pada tgl 8jan 2010 kembali dilakukan tes lebih lanjut dengan hasil lab
HBeAg (MEIA) : negatif
Anti HBe (MEIA): positif S/CO: 0.043 dan
HBV DNA kuantitatif PCR : HBV DNA : <200 IU/ML log copies/mL : <3.00 log IU/mL:<2.30
Dr hasil pemeriksaan lab tgl 8jan dokter menyatakan kalau hepatitis B nya tergolong tidak berbahaya,hanya saja beliau tdk memberikan resep obat2an dgn alasan penykit hepatitis B nya tdk dpt disembuhkan dgn obat2an.maka kami pun menjalani pengobatan herbal saja dengan mengkonsumsi air temulawak krg lbh selama 1bln
Setelah itu pada tgl 6 nov 2011,kami kembali melakukan tes dgn hsl lab yg menunjukkan HBV DNA kuantitatif PCR : not detected dan Anti HBs (CMIA) : positif (32.38). Dr hsl tes 6 nov dktr menyatakan kalau saudara saya sdh sembuh dr pnykit hepatitis b nya dan telah memiliki anti bodi.
Tapi yg menjadi mslh pada tgl 4april 2011 waktu kami kembali melakukan tes ternyata hsl lab kembali menunjukkan HBsAG (ECLIA) :reaktif (7.58) dari hasil tes 4april berarti kembali menunjukkan kalo saudara saya kembali mengidap hepatitis B. Yg saya ingin tanyakan, apakah orang yg pernah menderita hepatitis B dan sudah pernah sembuh bisa kembali terjangkit hepatitis B kembali walaupun sudah terbentuk antibodi dalam tubuhnya? Dan apakah hasil HBsAG reaktif 7.58 cukup normal atau dikategorikan bahaya?
Mohon jawabannya.dan maaf kalo isi pesannya terlalu panjang.hanya ingin memastikan kalo riwayat hepatitis b nya dpt dianalisa dr hasil lab nya. Terimakasih
facebook twitter



Home | Privacy Policy | Terms & Conditions | Guestbook | Contact Us | Tim TanyaDokter.com
Informasi yang tersedia di situs ini dimaksudkan hanya untuk pengetahuan umum saja, bukan untuk menggantikan saran dokter Anda, juga bukan
untuk pengobatan kondisi medis khusus.Informasi ini juga bukan untuk menegakkan diagnosis penyakit atau mengobati penyakit tanpa berkonsultasi
dulu dengan dokter Anda. Anda dapat menanyakan kondisi medis anda di halaman konsultasi kami atau ke dokter Anda secara langsung.
© Copyright 2006-2014 TanyaDokter. All Rights Reserved. Powered by Menaravisi