»Daftar Sekarang!
»Lupa password anda?



Pencarian
CONSULTATION » KESEHATAN UMUM » LUKA DIJAHIT, BENANGNYA TIDAK DICABUT
CONSULTATION TOPIC : LUKA DIJAHIT, BENANGNYA TIDAK DICABUT
FromMessage
mady Posted : 5/6/2009 10:36:36 AM

Dok, saya habis mengalami kecelakaan motor. Kuku di jempol kaki dicabut karena di bawah kuku robek dan mengeluarkan darah terus menerus lalu akhirnya dijahit. Skrg sudah hampir 3 minggu, dan luka sudah kering, tetapi saya tidak kembali lagi ke dokter utk perawatan luka. Selama ini saya dan istri melakukan perwatan luka sendiri. Yang jadi pertanyaan saya...apakah benang jahitan di luka saya harus dicabut? karena sudah saya gunting simpulnya, jadi susah dicabut...dan ada sebagian jahitan sudah tertutup oleh kuku yg baru tumbuh.Apakah ada efek yg besar jika benang tidak dicabut dari luka yg sudah kering?Apakah benang diluka jahitan harus dicabut?karena sepengetahuan saya benang tsb bukan benang yg bisa menyatu dgn daging. Mohon sarannya dok..dan apa yg harus saya lakukan dgn luka saya yg ada benangnya ini? Terima kasih banyak dok sebelumnya.
dr. Risma Posted : 5/11/2009 9:11:32 PM

Halo Mady.... Langsung saja ya.... Benang untuk menjahit luka yang seharusnya di cabut setelah luka kering, namun tetap berada pada tubuh kita, adalah merupakan benda asing, dan bila tetap berada disana banyak efek yang dapat ditimbulkan, misalnya infeksi dll. Sebaiknya konsultasikan ke dokter anda semula. Terima kasih.

Jawaban ini dimaksudkan hanya untuk membantu anda mengetahui lebih jauh mengenai kondisi medis anda dan bukan untuk menggantikan konsultasi dokter secara tatap muka langsung. Kami tetap menyarankan anda untuk berkonsultasi secara langsung dengan dokter anda untuk pemeriksaan fisik yang lebih lengkap dan pengobatan yang tepat jika keluhan anda memang membutuhkan penanganan dokter secara langsung.

facebook twitter
Home | Privacy Policy | Terms & Conditions | Guestbook | Contact Us | Tim TanyaDokter.com
Informasi yang tersedia di situs ini dimaksudkan hanya untuk pengetahuan umum saja, bukan untuk menggantikan saran dokter Anda, juga bukan
untuk pengobatan kondisi medis khusus.Informasi ini juga bukan untuk menegakkan diagnosis penyakit atau mengobati penyakit tanpa berkonsultasi
dulu dengan dokter Anda. Anda dapat menanyakan kondisi medis anda di halaman konsultasi kami atau ke dokter Anda secara langsung.
© Copyright 2006-2014 TanyaDokter. All Rights Reserved. Powered by Menaravisi