»Daftar Sekarang!
»Lupa password anda?



Pencarian
CONSULTATION » KESEHATAN KULIT » MERAH, KELUAR NANAH JIKA TERKENA AIR
CONSULTATION TOPIC : MERAH, KELUAR NANAH JIKA TERKENA AIR
FromMessage
okza Posted : 3/22/2009 4:43:38 PM

hi.. dok.. Saya umur 18 th, kaki ( dipergelangan kaki) saya muncul bintik semacam jerawat disebelah kanan, kemudian menjadi melebar dan memerah, saat terkena air, luka itu lembek dan mengeluarkan getah bonteng. luka itu saya diberi bedak NEBACETIN. dan setelah agak kering saya pergi kedokter, disitu saya hanya diberi obat (semuanya berbentuk tablet) tanpa salep (katanya sudah mengering). Obat itu terdiri dari ALLERON, GRAFAZOL 500 METRONIDAZOLE,GRISEOFULVIN, dan tidak ada merknya namun kata dokter obat itu jika berdebar tidak boleh dilanjutkan (hanya obat ini). Pertanyaan saya, apakah obat itu sudah benar? dan bedak saya itu juga benar? lalu bedak itu penggunaan yang sebaiknya harus bagaimana, mengingat itu bukan dari dokter, apakah jika sudah mengering boleh dikelupas?, apakah lukanya tidak boleh terkena air?, makanan apa saja yang harus dipantang?(seperti sozis, ayam...) apakah luka itu boleh terkena angin, atau harus ditutupi dengan perban? atau ada solusi lain? Sekedar pemberitahuan, saya pernah mengalami luka itu saat Tk, dan 16 th timbul lagi dibagian kaki yang sama. dan kini kembali timbul tapi letaknya disebelahnya. Terima kasih.
dr. Grace NS Wardhana, Sp.KK Posted : 3/27/2009 2:06:51 PM

Hai Okza, salam kenal.. Kemungkinan kamu menderita salah satu jenis eksim, yakni Eksim Numularis (Dermatitis Numularis). Penyebab eksim ini belum diketahui secara pasti, namun diduga berkaitan dengan kulit atopi (kulit yang hipersensitif / bakat alergi), dan infeksi bakteri. Alergi makanan juga diduga menjadio pemicu walaupun hal ini masih kontroversial. Eksim numularis umunya diawali dengan bintil merah gatal kecil yang lama2 melebar seperti koin, dan lama2 membasah (`nyenyeh" seperti getah bonteng istilah awamnya). Eksim ini gatal sekali dan seringkali digaruk. Saat membasah, eksim ini harus dikompres dahulu dengan larutan antiseptik. Tuangkan larutan antiseptik (misalnya Rivanol / Betadine) pada kassa steril (jangan kapas), tempelkan pada eksim, diamkan 30 menit.Lakukan 3x / hari. Setelah mengering, stop komres, dan baru boleh menggunakan krim / salep yang mengandung anti radang dan antibiotika. Eksim tidak boleh tertutup / dibebat lama. Eksim jenis ini memang sering kambuh, terutama saat kulit kering dan kotor. Usahakan untuk membuat kulit selalu lembab dan bersih untuk mencegah kekambuhan. Mengenai obat2 yang Okza peroleh: ALLERON adalah salah satu jenis antihistamin. Tujuannya hanya untuk meredakan gatal, bukan menghilangkan eksimnya. GRAFAZOL dan GRISEOFULVIN adalah obat anti jamur. Karena eksim ini bukan disebabkan oleh jamur, maka obat ini tidak diperlukan. METRONIDAZOL adalah obat anti amoeba dan bakteri anaerob. Eksim ini juga bukan disebabkan oleh amoeba maupun bakteri anaerob, jadi obat ini tidak diperlukan. Kemungkinan dokter yang memeriksamu bingung penyakit apa yang kamu derita, jadi semua jenis obat diberikan, barangkali ada salah satu yang efektif. Sebaiknya tidak menggunakan obat berlebihan (Polifarmasi). Gunakanlah sesuai dengan indikasi atau penyebab penyakitnya saja. OK Okza?

Jawaban ini dimaksudkan hanya untuk membantu anda mengetahui lebih jauh mengenai kondisi medis anda dan bukan untuk menggantikan konsultasi dokter secara tatap muka langsung. Kami tetap menyarankan anda untuk berkonsultasi secara langsung dengan dokter anda untuk pemeriksaan fisik yang lebih lengkap dan pengobatan yang tepat jika keluhan anda memang membutuhkan penanganan dokter secara langsung.

facebook twitter
Home | Privacy Policy | Terms & Conditions | Guestbook | Contact Us | Tim TanyaDokter.com
Informasi yang tersedia di situs ini dimaksudkan hanya untuk pengetahuan umum saja, bukan untuk menggantikan saran dokter Anda, juga bukan
untuk pengobatan kondisi medis khusus.Informasi ini juga bukan untuk menegakkan diagnosis penyakit atau mengobati penyakit tanpa berkonsultasi
dulu dengan dokter Anda. Anda dapat menanyakan kondisi medis anda di halaman konsultasi kami atau ke dokter Anda secara langsung.
© Copyright 2006-2014 TanyaDokter. All Rights Reserved. Powered by Menaravisi