| |
| |
|
|
|
|
 |
|
|
| | From | Message | | lala_afis | Posted : 10/31/2007 3:50:00 AM
dear dokter spesialis kandungan,
saya ibu muda usia saya 25 tahun pada pertengahan november ini saya insyaallah akan menunaikan ibadah haji bersama suami, pada waktu tes kesehatan haji kedua oleh dokter dari dinas kesehatan saya disarankan untuk meminum obat penunda haid dengan merek primolut diminum dua atau tiga kali sehari bersamaan dengan minum pil KB dan diminum pada saat 7 hari menjelang haid bulan November, sebagai bahan pertimbangan saya juga datang ke dokter keluarga saya dan menceritakan bahwa disarankan oleh dokter dari DKK untuk minum obat primolut oleh dokter tersebut saya disarankan untuk minum obat penunda haid lutenyl dengan cara minum sehari satu kali yang menjadi pertanyaan saya dok, obat penunda haid merek apa yang sebaiknya saya minum, dan sebagai informasi saya menggunakan Pil KB Microgynon dengan siklus 28, bagaimana cara minum obat penunda haid tersebut yang baik agar saya dapat melaksanakan ibadah tanpa halangan haid nantinya.
terimakasih dokter
lala | | admin | Posted : 10/31/2007 8:00:04 PM
Halo lala_afis...
Sebenarnya tujuan kedua obat yang diberikan dokter anda sama saja kok, jadi tergantung dengan pilihan anda...mana yang anda anggap yakin...
Kemungkinan dokter keluarga anda memberikan obat baru karena hanya 1 kali minum perhari..sedangkan yang dari dinas 3x..
Untuk primolut akan anda minum selama 10 hari pada saat 7 hari menjelang jadwal anda, sedangkan lutenyl dapat diminum pada hari ke 16 siklus anda selama 10 hari juga...sampai hari ke 25.
Dengan minum obat ini semoga haid anda akan dihambat kok..tapi tentunya jangan lupa juga untuk tetap berdoa.. :) , karena kita hanya dapat berusaha bukan...
Mungkin ini dulu yang dapat kami sampaikan, semoga dapat membantu..
Terima kasih... | | |
|
|
|
|
|
| | | | | | |
|
|
Informasi yang tersedia di situs ini dimaksudkan hanya untuk pengetahuan umum saja, bukan
untuk menggantikan saran dokter Anda, juga bukan untuk pengobatan kondisi medis
khusus.Informasi ini juga bukan untuk menegakkan diagnosis penyakit atau
mengobati penyakit tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter Anda. Anda dapat
menanyakan kondisi medis anda di halaman konsultasi kami atau ke dokter Anda secara langsung.
|
| © Copyright 2006-2013 TanyaDokter. All Rights Reserved. Powered by Menaravisi |
|
|
|
|